Metode Observasi Langsung
Observasi Langsung adalah metode pengumpulan bukti kompetensi di mana asesor menyaksikan secara langsung asesi melaksanakan tugas atau pekerjaan yang mencerminkan unit kompetensi yang diujikan, baik di tempat kerja nyata maupun di TUK yang disimulasikan. Observasi langsung adalah metode yang paling valid untuk kompetensi yang bersifat keterampilan psikomotor—seperti pengelasan, operasi alat berat, atau prosedur medis—karena memberikan bukti langsung tentang kemampuan aktual asesi dalam kondisi kerja yang nyata.
Tantangan terbesar observasi langsung adalah efisiensi waktu, terutama dalam program sertifikasi massal yang menguji banyak asesi dalam waktu singkat. Asesor perlu merancang skenario observasi yang ringkas namun tetap dapat memunculkan bukti kompetensi yang dibutuhkan untuk multiple KUK sekaligus dalam satu sesi. Di lapangan, observasi langsung sering digantikan oleh tes tulis karena alasan kepraktisan, padahal penggantian ini mereduksi validitas asesmen secara signifikan untuk unit-unit kompetensi yang pada dasarnya bersifat teknis dan praktis.
Riksa Uji (Pemeriksaan dan Pengujian)
Riksa Uji atau Pemeriksaan dan Pengujian adalah serangkaian ..
FR.AK.05 (Formulir Keputusan Asesmen)
FR.AK.05 atau Formulir Keputusan Asesmen adalah dokumen resm..
FR.MMA.01 (Permohonan Menjadi Asesor)
FR.MMA.01 atau Formulir Permohonan Menjadi Asesor adalah dok..
Studi Kasus sebagai Instrumen Asesmen
Studi Kasus sebagai instrumen asesmen adalah skenario situas..
Persyaratan Dasar Peserta Sertifikasi
Persyaratan Dasar Peserta Sertifikasi adalah kriteria minimu..