TRIFR (Total Recordable Injury Frequency Rate)

Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR) adalah indikator kinerja K3 yang lebih komprehensif dari LTIFR karena mencakup seluruh cedera yang dapat dicatat (recordable injury), termasuk Lost Time Injury (LTI), Medical Treatment Case (MTC—cedera yang memerlukan penanganan medis di atas pertolongan pertama), dan Restricted Work Case (RWC—cedera yang membatasi kemampuan kerja namun tidak menyebabkan absen penuh). Formula: TRIFR = (Total Recordable Injuries × 1.000.000) ÷ Total Jam Kerja. TRIFR memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang frekuensi cedera di tempat kerja.

Dalam evaluasi CSMS, TRIFR yang jauh lebih tinggi dari LTIFR mengindikasikan bahwa perusahaan mengelola banyak cedera yang tidak sampai menyebabkan absen—ini bisa berarti sistem pertolongan pertama yang baik, atau bisa juga berarti praktik klasifikasi yang mendorong penanganan cedera seadanya agar tidak masuk kategori LTI. Konsultan yang mengevaluasi data statistik K3 kontraktor dalam proses CSMS harus menganalisis rasio antara TRIFR dan LTIFR, serta tren historical data selama minimal 3 tahun, untuk mendapatkan gambaran kinerja K3 yang tidak dapat dimanipulasi hanya dengan satu angka tunggal yang mudah diorientasikan.